Teuku Ryan Bongkar Alasan Jarang Beri Nafkah Batin, Imbas Tertekan atas Tuduhan Ria Ricis ke Ibunya

Teuku Ryan akhirnya bongkar alasan dirinya jarang beri nafkah batin ke Ria Ricis, buntut tertekan karena tuduhan mantan istri ke sang ibunda. Seperti diketahui, isi gugatan perceraian antara YouTuber Ria Ricis dengan Teuku Ryan kini telah terkuak ke publik. Rupanya, kurangnya nafkah batin atau hubungan suami istri menjadi satu di antara poin penting gugatan cerai yang diajukan Ria Ricis pada Teuku Ryan.

Berdasarkan surat putusan PA Jakarta Selatan 547/PDT.G/2024/PA.JS, Ria Ricis diketahui tak pernah mendapatkan nafkah batin dari Teuku Ryan lagi setelah anaknya berusia 8 bulan atau sekitar Januari 2023, lalu. Akan tetapi, ibu satu anak ini sudah merasakan kurangnya nafkah batin dari Teuku Ryan sejak hamil trimester dua hingga menjelang persalinan. Enggan terus disudutkan, pemilik nama asli Teuku Rushariandi akhirnya berikan klarifikasinya lewat kanal YouTube Ryan TR Official, Selasa (7/5/2024).

Meski tak mau membeberkan secara detail, namun Ryan memastikan bahwa nafkah batin yang ia berikan untuk Ricis telah dilakukan dengan sebaik baiknya. Jawaban Soal, Bagaimana Anda Menjalankan Peran Anda Sebagai Pendidik dalam Kegiatan Pembelajaran? Pilihan Kunci Jawaban Post Test Modul 2 Mendesain Projek Penguatan Profil Topik Pemodelan Versi PMM

CONTOH Pidato Sambutan Ketua Panitia Kurban Idul Adha, Berisi Ucapan Terimakasih untuk Warga "Soal masalah sensitif ini sebenarnya saya enggan membahas secara gamblang, tapi yang pasti saya menggauli secara halal istri saya dengan sebaik baiknya walaupun dinilai banyak kurangnya," ujar Ryan. Menurut Ryan, untuk melakukan hubungan suami istri harus dilakukan dengan hati yang tenang dan bahagia.

Namun, hal tersebut tak pernah dirasakan olehnya, sebab ia selalu merasa tertekan ketika menghadapi Ria Ricis. "Perlu diketahui dalam melakukan proses ini tentu harus dengan bahagia dan hati yang tenang." "Sedangkan saya selalu dalam keadaan tertekan," lanjutnya.

Diakui Ryan, pemicu tertekannya tersebut lantaran tudingan Ria Ricis yang menyebut sang ibundanya mencuri hampers saat acara tedak sinten putrinya. "Dalam pernikahan ini banyak hal hal kecil yang tidak mau saya ungkap, tapi ini harus dijelaskan." "Kenapa saya merasa tertekan yang pertama Ibu saya pernah dibilang nyolong atau mencuri hampers semenjak acara tedak sinten Moana," jelas Ryan.

Menurut Ryan, hal tersebut terjadi hanya karena salah paham semata. Padahal, hampers yang diberikan kepada keluarganya itu atas permintaan dari pihak manajemen Ricis sendiri. "Ini semua terjadi karena salah pahaman kita aja, memang hampers waktu itu adalah sebuah endoresan yang mungkin harus distoryin."

"Jadi di mana ketika manajemen udah dapat, tamu undangan juga udah dapat hampers, bahkan keluarga Ricis mungkin udah dapat." "Nah pihak manajemen mungkin bahkan adik sepupunya Ria Ricis sendiri yang memberikan kepada keluarga saya kepada Asisten saya dan dia bilang ini udah bukan punya siapa siapa lagi jadi bawa aja," terangnya. Lalu, masalah mulai muncul ketika hampers yang akan di story oleh Ricis tak ada didepan mata.

Ryan pun tak menyangka bahwa masalah tersebut ternyata menjadi masalah yang cukup besar. "Nah ketika sampai di rumah Ricis minta untuk mau di story in, ternyata hampers tuh udah enggak ada lagi. " "Padahal hampers tersebut tuh ada di kamar tamu dan saya tidak pernah terpikir kenapa masalah hampers ini menjadi besar," dalihnya.

Terlebih, yang membuat Ryan merasa sakit hati tatkala Ricis menuduh ibunya mencuri hampers. Padahal, hingga detik ini mereka berpisah, hampers tersebut masih tergletak di rumah lama. "Dan yang perlu digaris bawahi, saya sedih banget kenapa saya Ibu saya bisa dibilang nyolong."

"Padahal sampai detik ini hampersnya gak pernah saya kirim ke Aceh sampai kita selesai sewa rumah Kembang dan pindah ke Kebagusan hampers itu masih ada," pungkasnya. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *