Lebaran di Makam Babe Cabita, Fati Indraloka: Aku Menunggu Giliran, Ketemu di Sana Ya Sayang

Istri mendiang Babe Cabita, Fati Indraloka harus merayakan Lebaran pertama tanpa sang suami yang meninggal pada Selasa (9/4/2024). Tepat sehari sebelum Idulfitri Babe Cabita berpulang, menyisakan duka yang mendalam bagi Fati dan kedua anaknya. Lewat postingan Instagram pribadi Fati, @fatiyw, ia mengunggah foto saat berada di makam Babe.

Pada foto yang lain, Fati juga membagikan momen saat Babe masih harus berjuang untuk sembuh di rumah sakit. Lalu dalam caption , ia mengungkapkan perasaan kehilangannya. Fati berjanji nantinya akan bertemu kembali dengan Babe Cabita.

"Innalilahi wa innalilahi rojiun Sesungguhnya kita ini adalah milik Allah, dan kepada Nya lah kita akan kembali. Sayaaanggku surga duniakuuu cintakuuuu hari ini idul fitri, hari kemenangan yg sesungguhnya untuk kamu tiba lbh cepat dan ternyata Allah Ta alla lebih dulu memberi kamu tiket Fati Indraloka Rindu Babe Cabita meski Sudah Berusaha Ikhlas

Fati Indraloka 'Ngedate' Bareng Mendiang Babe Cabita, Datangi Makam Hari Jumat, Komunikasi Lewat Doa Fati Indraloka Cerita Kondisi Anak Usai Babe Cabita Meninggal Dunia Fati Indraloka Masih Sesak dan Sakit Pasca Meninggalnya Babe Cabita

Sepekan Babe Cabita Berpulang, Fati Indraloka Mengenang Pelukan Terakhir Almarhum Suaminya Curhat Pilu Fati Indraloka yang Ungkap Rindu pada Mendiang Suami, Babe Cabita Fati Indraloka Mulai Jual Barang barang Koleksi Kesayangan Babe Cabita, Ternyata Ini Alasannya

Fati Indraloka Lelang Vespa Kesayangan Milik Babe Cabita, Klik Harga Menuai Ragam Komentar Yang selanjutnya fati pun dsini akan menunggu giliran. Insya Allah ketemu di sana kita ya sayang…," tulisnya. Tak lupa Fati juga berterima kasih kepada mendiang suaminya.

Lantaran Babe selama ini sudah berjuang untuk sembuh sejak didiagnosis mengidap anemia aplastik pada Juni 2023. Ia juga bersaksi sosok sang komika itu adalah suami dan ayah yang bertanggung jawab. "Sayaangg, terimakasih yaaa sayang terimakasih kamu sudah berjuang sekuat kamu."

"Demi Allah kamu sosok laki2 terbaik yang Allah kirimkan utk fati dan anak2," jelasnya. Menurut Fati, Babe semasa hidup tak pernah mengeluh sedikitpun. Bahkan selama menjalani pengobatan, Babe selalu tawakal dalam menerima cobaan.

"Bahkan kamu tdk pernah mengeluh sedikitpun saaat kt harus melewati cobaaan ini, Kamu tawakal dan kita terus ikhtiar utk kesembuhan kamu tapi ternyata Allah azza wa jalla lebih sayang sm kamu, kamu tidak sakit lagi," tulis Fati lagi. Ditemui dalam kesempatan lain, ayah Babe Cabita, Irsyad Tanjung mengungkapkan awal mula anaknya sakit.

Babe Cabita didiagnosis oleh dokter mengidap anemia aplastik pada Juni 2023. Hingga pada November 2023, pemilik nama lengkap Priya Prayogha Pratama itu memutuskan untuk berobat di Rumah Sakit Siloam, Jakarta. "Beliau sakit sejak Juni 2023. Menurut keterangan dokter beliau mengalami penyakit kelainan darah yang tidak lazim namanya anemia aplastik," kata Irsyad saat ditemui di rumah duka.

"Pada November 2023 kami sudah membawanya berobat ke Rumah Sakit Siloam di Jakarta ini," ujar Irsyad. Tak sampai di situ, perjalanan berobat Babe Cabita juga sampai dilarikan ke rumah sakit Kuala Lumpur, Malaysia. Ayah dua anak itu dirawat di Malaysia hingga Januari 2024.

"Beberapa minggu di sana kami memindahkannya ke Rumah Sakit Sunway Medical Center di Kuala Lumpur hingga Januari 2024," ungkapnya. Disebut kondisinya sempat berangsur membaik, Babe kembali ke Jakarta. Bahkan ia sempat menjalani ibadah umrah bersama keluarga. Namun akhirnya kondisinya kembali menurun pada Februari 2024.

Kondisi tersebut membuat keluarga kembali membawa Babe ke Malaysia untuk pengobatan. "Di Januari karena sudah merasa sembuh beliau pulang ke Jakarta dan di bulan Februari dia umrah bersama keluarga. Sepulangnya, pada akhir Februari drop kembali," urainya. "Jadi, sejak Februari kami bawa lagi ke Rumah Sakit Sunway Medical Center Kuala Lumpur," paparnya lagi.

Sampai akhirnya sekira 10 hari lalu, kondisi Babe mulai menunjukkan perubahan baik. Pun sang ayah mengatakan Babe ingin pulang berlebaran bersama keluarganya. "Kira kira 10 hari yang lalu kondisi mulai membaik dan dia merasa enak, dia ingin berlebaran bersama sanak keluarga di kediaman ini," ungkapnya.

Namun sekira seminggu dirawat di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Babe akhirnya menghembuskan napas terakhir. "Lebih kurang seminggu beliau dirawat di sana sampai tadi pagi mengembuskan napas terakhir," tandansya. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *