Kelebihan Rumah Model Kolonial Belanda di Iklim Tropis

Meski menjadi salah satu inspirasi rumah dengan model rumah tertua, tetapi rumah model kolonial Belanda masih menjadi salah satu solusi rumah impian bagi sebagian orang. Bagaimana tidak, rumah satu ini memiliki berbagai macam kelebihan terutama di iklim tropis.

Hal tersebut juga telah menjadi rahasia umum apalagi di masyarakat Indonesia karena kebanyakan bangunan bekas kolonial sangat awet. Bahkan, masih terlihat kokoh setelah beberapa puluh tahun apabila dirawat dengan baik.

Selain itu, para arsitek zaman dulu dari Belanda sendiri melakukan riset mendalam sebelum membuat bangunan-bangunan tersebut. Maka, tidak heran jika strukturnya terlihat sangat kokoh sekaligus tetap menarik.

7 Kelebihan Rumah Model Kolonial Belanda

Rumah model kolonial Belanda adalah gaya arsitektur yang dipengaruhi oleh periode kolonial Belanda di beberapa wilayah yang pernah menjadi jajahan Belanda, termasuk Indonesia. 

Gaya arsitektur ini mencerminkan campuran unsur-unsur Eropa dan lokal, menghasilkan karakteristik unik yang memiliki ciri-ciri seperti:

  1. Atap tinggi dan miring
  2. Memiliki veranda atau teras
  3. Kolom besar dan jendela kayu berdaun tinggi
  4. Material bangunan berbahan alami dan dekoratif
  5. Memiliki pintu belakang

Selain itu rumah model kolonial ini juga memiliki sejumlah kelebihan yang membuatnya cocok untuk iklim tropis Indonesia, yaitu:

  • Ventilasi yang Baik

Berdasarkan situs SCGCBM.id dalam kanal Inspirasi,  dikatakan bahwa desain rumah model kolonial Belanda ini cenderung memiliki jendela-jendela besar, pintu-pintu kayu, dan veranda yang mengelilingi bangunan. Hal ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik, membantu mengurangi panas dan kelembapan di dalam rumah. 

Udara segar bisa dengan mudah masuk ke dalam ruangan, memberikan kenyamanan di iklim tropis yang panas.

  • Atap yang Curam

Atap yang tinggi dan curam pada rumah model kolonial ini juga memungkinkan air hujan untuk segera turun ke tanah, mencegah genangan air di atap yang bisa menyebabkan kebocoran. 

Ini sangat penting mengingat curah hujan tinggi yang sering terjadi di Indonesia.

  • Veranda

Veranda yang mengelilingi rumah memberikan ruang tambahan untuk bersantai di luar ruangan tanpa harus terpapar langsung sinar matahari. 

Ini adalah tempat yang ideal untuk menikmati angin sejuk dan pemandangan alam sekitar tanpa perlu khawatir teriknya matahari.

  • Material Bangunan

Penggunaan bahan bangunan alami seperti kayu dan batu bata merah membantu menjaga suhu di dalam rumah tetap sejuk. Kayu, khususnya, memiliki kemampuan isolasi termal yang baik dan memberikan sentuhan estetika yang indah.

  • Kolom-Kolom Kayu

Kolom-kolom kayu besar yang mendukung veranda dan atap adalah elemen desain yang umum dalam rumah model kolonial tersebut. Selain memberikan estetika, kolom-kolom ini juga memberikan perlindungan dari sinar matahari dan hujan.

  • Fleksibilitas

Gaya arsitektur kolonial Belanda dapat disesuaikan dengan berbagai tipe bangunan dan lokasi. 

Di Indonesia, misalnya, rumah-rumah ini sering dilengkapi dengan elemen-elemen lokal seperti tata ruang yang fleksibel dan ventilasi yang efisien untuk mengatasi iklim tropis.

  • Keanggunan Klasik

Rumah model kolonial Belanda memiliki daya tarik estetika yang timeless dan keanggunan klasik yang masih diminati hingga saat ini. Mereka sering menjadi ikon arsitektur dan warisan budaya di banyak kota di Indonesia.

Meskipun memiliki banyak kelebihan, perlu diingat bahwa pemeliharaan rumah-rumah ini dapat menjadi tugas yang cukup besar karena kayu yang digunakan rentan terhadap serangan rayap dan cuaca tropis yang lembap. 

Namun, bagi banyak orang, keindahan dan keunikan rumah model kolonial tersebut masih sangat berharga di iklim tropis Indonesia.

Bagi Anda yang ingin membuat rumah impian dengan model kolonial tersebut bisa banget menggunakan berbagai material terbaik dari SCGCBM seperti

  1. Semen SCG PCC: Cocok untuk acian maupun plesteran.
  2. Semen SCG OPC: Cocok untuk pembuatan pondasi, kolom, dan lantai.
  3. SCG Smartblock: Cocok untuk dinding interior maupun eksterior karena kuat menahan beban.

Ketiga bahan bangunan tersebut dapat Anda beli dengan mudah di toko bangunan terdekat atau memesan langsung di SCGCBM.id. Sehingga Anda dapat membangun rumah model kolonial Belanda dengan kokoh dan tahan lama.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *