Bicara Cuti Keluarga Berbayar, Meghan Markle Berpakaian Serba Hitam

Busana serbahitam belum berakhir. Setidaknya itu yang dipikirkan Meghan Markle ketika muncul sebagai tamu di New York Times’s DealBook Online Summit, Selasa, 9 November 2021.

Meghan membahas pentingnya kesetaraan ekonomi dan profesional bagi perempuan. Salah satu isu yang dia angkat adalah cuti hamil berbayar untuk perempuan melahirkan yang menurut dia merupakan masalah kemanusiaan.

Untuk penampilannya, Duchess of Sussex mengenakan sweater rajut leher kru hitam, celana panjang hitam yang serasi, ikat pinggang dari Salvatore Ferragamo, sepatu pumps hitam ujung runcing, dan bunga poppy merah yang disematkan di dada kirinya. Bunga poppy sengaja dia sematkan kemungkinan besar untuk Remembrance Week, yang saat ini sedang berlangsung di Inggris.

Meghan memilih tampil dengan makeup sederhana dan segar dengan smoky eyes yang halus, liptik nude, dan rona pipi yang merah.

Berbincang dengan Andrew Ross Sorkin dari New York Times, Meghan membahas pentingnya cuti berbayar, yang baru-baru ini dia tulis dalam surat terbuka kepada Kongres.

Dia mengatakan telah meninggalkan Amerika Serikat untuk waktu yang lama. Sebelum menikah dia tinggal di Kanada selama tujuh tahun untuk bekerja, dan kemudian pindah ke Inggris setelah menikah, dan sekarang kembali setelah menjadi ibu dari dua anak. “Dan melihat bahwa AS adalah salah satu dari hanya enam negara di seluruh dunia yang tidak menawarkan cuti berbayar nasional dalam bentuk apa pun, itu tidak masuk akal,” kata dia.

Dia mengatakan isu ini tidak terkait dengan partai tertentu. Menurut dia, orang tua membutuhkan dukungan untuk mengasuh anaknya terutama yang masih bayi.

“Kami memiliki bayi berusia lima bulan, jadi ini sensitif bagi kami. Kami memiliki kemewahan memiliki waktu itu, tidak hanya ibu tetapi juga untuk ayah, bisa bersama bayi kami yang baru lahir,” kata dia.

Pekan lalu, Meghan Markle menuai kritik karena menggunakan gelar kerajaan untuk mengajukan petisi kepada politisi AS terkait dengan cuti keluarga berbayar. Alasannya, anggota keluarga Kerajaan Inggris secara tradisional tetap netral dalam politik.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.